awalnya aku tak tau membuka mata tapi, ya semuanya rela menyumbangkan keindahan-keindahan, sebagai sumbangan yang berarti dan baik awalnya aku hanya tanah liat tidak bisa yang menamakan aku lembut, cuma bapak dan ibu mengekspansi keberaniannya membela keberadaanku awalnya tidak ada yang tahu siapa aku, katanya hanya kisah, hanya nama tak berwujud, tapi semuanya berjalan, berjalan ke nusantara dan orang bisa membaca pada awalnya dan akhirnya inilah aku sebentuk indonesia